Saya baru saja membaca buku “The Apple Way”. Tidak seperti buku-buku “Company X way” lainnya, perjalanan apple sangat mirip dialami oleh kebanyakan perusahaan. Buku seperti Toyota way, Disney, Google, berisi mengenai kesuksesan-kesuksesan di dalamnya. Impian bagi semua perusahaan, karena mereka ditunjang oleh kesempurnaan berbagai hal.

Apple ternyata seperti layaknya kebanyakan perusahaan yang bukan berada di puncak market share. Tapi Apple memiliki ke-elegan-an dalam berbisnis. Hasilnya, juga tidak spektakuler menurut saya. Tapi sangat bisa menjadi trendsetter. Sehingga ketika kita membaca buku tersebut, awalnya kita akan kagum dengan gaya, elegan, kualitas, dan juga inovasi. Tapi ternyata ada banyak kekonyolan juga di dalamnya. 

Kondisi yang jatuh bangun, tetap memiliki ego yang tinggi, menurut saya ini adalah cerminan banyak perusahaan di Indonesia. Ada beberapa hal yang bisa dipelajari dan pastinya berguna:

  1. Walau tidak menjadi market leader, pastikan anda memiliki massa yang fanatik terhadap anda.
  2. Berani mencoba, walau sering gagal. Karena itu menjadi pembelajaran, ketimbang tidak melakukan inovasi apa-apa dan bermain aman.
  3. Kualitas yang inovatif. Berpikir out-of-the-box, eksekusi inside the box. Tepat sasaran, walau tidak banyak orang yang menyadarinya.
  4. Tidak ada musuh abadi ataupun kawan abadi, manfaatkan kemitraan dengan optimal untuk saat ini dan bersiap menghadapi segala serangan balik.
  5. Menjadi pusat perhatian dalam pemasaran, yang inovatif dan menarik. Intinya adalah make it look Great.

Sementara itu dulu yang bisa share, jika sudah selesai baca saya akan lengkapi lagi. Yang pasti, buku tersebut sangat menarik dan berbeda. Implementasi yang lebih membumi, ketimbang contoh-contoh perusahaan papan atas lainnya.

Advertisements