Harga yang lebih murah memang cenderung akan mendatangkan pelanggan yang datang lebih banyak, namun harga bukan satu-satunya faktor yang akan menentukan sukses atau tidaknya suatu usaha. Dalam kajian pemasaran misalnya, penetapan harga baru akan dilakukan setelah menetapkan lebih dulu sasaran pelanggan yang dituju dan layanan apa yang akan ditawarkan kepada pelanggan.

Pada prinsipnya pelanggan akan membayar berdasarkan tingkat kelayakan yang mereka harapkan. Misalnya jika mengharapkan harga yang murah, tentunya jangan berharap pelanggan akan cepat terlayani karena antrean yang banyak, tidak banyak ruang menunggu atau parkir, atau bahkan keramahan dari pelayanan. Hal tersebut sangat alami karena fokus bisnis hanya terletak pada efisiensi agar bisa memberikan harga yang murah.

Untungnya masih banyak juga pelanggan yang sangat mengutamakan pada layanan. Dan pelanggan yang seperti ini berkenan untuk membayar lebih mahal, asalkan pelanggan mendapatkan benefit yang lebih baik. Misalnya kenyamanan dalam bertransaksi, jaminan pembelian, kecepatan layanan, dan sebagainya.

Teknik ini bisa akan lebih menguntungkan tanpa harus mengorbankan kepuasan pelanggan. Untuk menetapkan harga yang menarik, berikut salah satu contoh yang bisa dilakukan:

  • Cari harga termurah dan juga harga termahal dari produk/layanan sejenis.
  • Pelajari dengan baik kualitas layanan untuk tiap harga yang paling murah dan harga yang termahal.
  • Tetapkan harga diantara yang paling murah dengan paling mahal. Misalnya saja rata-rata harga paling murah dan harga paling mahal.
  • Tentukan kualitas layanan yang lebih baik atau minimal sama dengan kualitas layanan di harga termahal. Menghilangkan layanan yang dianggap tidak terlalu penting oleh pelanggan bisa dilakukan supaya marjin keuntungan yang diambil tetap besar.
  • Pesan yang bisa disampaikan kepada pelanggan adalah layanan yang lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau. Sesuai dengan sasaran pelanggan yang dituju.
  • Kualitas layanan juga jangan terjebak pada informasi fasilitas, tapi lebih kepada benefit apa yang dirasakan oleh pelanggan. Misalnya ketimbang mengatakan jumlah armada yang tersedia untuk melakukan pengantaran, lebih baik disampaikan bahwa pesanan pelanggan akan diterima dalam 30 menit.
Advertisements