Pengembangan bisnis umumnya bisa dilihat dari dua sumber:

1. Pertumbuhan industri

Artinya bisnis kita mengandalkan pada pertumbuhan tingkat permintaan pada industri. Misalnya saja, dengan gaya hidup modern mengakibatkan pola makan yang tidak sehat. Salah satunya diindikasikan dengan meningkatnya penderita diabetes, yang otomatis kebutuhan produk-produk terkait diabetes juga meningkat.

Yang perlu diperhatikan adalah apakah tingkat pertumbuhan bisnis kita lebih tinggi dari industri atau tidak. Penting bagi kita untuk selalu secara jeli melihat tren yang sedang terjadi di pasar dan segera meresponnya, agar tidak tertinggal.

2. Memperbesar pangsa pasar

Artinya pertumbuhan bisnis didapat dengan cara merebut pangsa pasar kompetitor, dengan kata lain membuat pelanggan kompetitor beralih ke bisnis kita.

Peningkatan pangsa pasar dapat dilihat dari peningkatan jumlah pelanggan bisnis kita yang lebih baik dibandingkan dengan kompetitor. Sehingga dalam persaingan yang semakin tinggi, diperlukan pengetahuan mengenai aktivitas kompetitor supaya kita dapat segera menyusun strategi lebih baik.

Untuk memperbesar pangsa pasar, maka terdapat beberapa strategi pertumbuhan yang dapat diterapkan:

  Pasar Baru Pasar Lama
Produk / Bisnis Baru Diversifikasi usaha Pengembangan Produk
Produk / Bisnis Lama Pengembangan Pasar Penetrasi Pasar
  1. Penetrasi pasar artinya kita mengoptimalkan produk-produk kita yang sudah ada kepada pasar yang sudah menjadi pelanggan. Misalnya membuat pelanggan menjadi loyal dengan kartu keanggotaan, program penjualan, dan lain-lain.
  2. Pengembangan pasar artinya kita mencoba untuk melayani customer di pasar yang baru. Misalnya dengan membuka cabang, membuat layanan pengantaran, dan sebagainya.
  3. Pengembangan produk artinya menawarkan produk/layanan baru kepada pelanggan yang sudah ada. Misalnya dengan meningkatkan variasi jenis produk yang dijual. Sehingga pelanggan tidak perlu mencari tempat lain untuk membeli.

Diversifikasi usaha merupakan langkah ekstrim untuk pengembangan bisnis, upaya ini dilakukan supaya jika terjadi sesuatu dalam bisnis yang ada saat ini maka masih ada bisnis lain yang dapat menjadi pegangan. Misalnya saja dengan membuka biro perjalanan, restoran, atau lainnya yang masih disekitar tempat usaha semula disesuaikan dengan minat/kebutuhan kebanyakan pelanggan.

Advertisements