“Think Different” adalah slogan di balik produsen iPod / iPhone yaitu Apple. Apple merupakan salah satu perusahaan yang dikenal dengan inovasi yang unggul. Berbeda dengan perusahaan kebanyakan, perusahaan ini sangat percaya bahwa inovasi akan menghasilkan margin keuntungan yang lebih baik ketimbang berlomba-lomba mengejar market share namun margin-nya tipis.

Itu menjadi salah satu alasan bahwa produk Apple selalu berada di kisaran harga yang lebih tinggi dibandingkan produk-produk lain, tentunya karena inovasi yang ditawarkan.

Inovasi Apple berawal dari konsep “Think Different”, Apple tidak ingin produknya sama dengan produk-produk lain, termasuk logo-nya. iPod, iPhone, MacBook adalah bukti nyatanya. 10 tahun lalu, konsep touchscreen adalah selalu menggunakan “stylus”, namun Apple menyatakan bahwa tidak ada alat kontrol yang lebih baik selain “telunjuk” kita sendiri.

THE APPLE WAY

“Focus & Consistent” merupakan prinsip yang selalu dianut. Sebut saja produk iPod, iPhone, MacBook, Server, dan sebagainya, tidak banyak varian yang ditawarkan. Perbedaan hanya dalam hal warna, kecepatan prosesor untuk komputer, dan perbedaan memory. Sikap “Focus” membuat Apple untuk benar-benar memperhatikan kualitas dari produk yang akan dipasarkan. Sehingga memang muncul kesan “lambat” dalam meluncurkan produk-produk baru, tapi itu disebabkan oleh sikap “hati-hati” dalam meluncurkan tiap produknya.

Apple fokus bahwa tiap produk yang diluncurkan harus menjadi unggulan dan memiliki margin yang besar. Demikian pula dengan konsistensi yang telah terbukti dalam perjalanan bisnisnya, tidak goyah oleh situasi industri maupun ekonomi global.

THINK DIFFERENT di tempat lain

Apple bukan satu-satunya perusahaan yang berpikir inovasi, namun dengan cara yang berbeda. Sangat jelas bahwa jika suatu perusahaan ingin menjadi terbaik maka harus memiliki “Keunggulan yang Berbeda”, “lebih baik” tidaklah cukup dan kemudian yang penting juga dijalankan secara konsisten. Misalnya saja Google, Toyota, Nintendo, dan Microsoft yang tercatat sebagai Top 5 perusahaan paling inovatif tahun 2009.

Bagaimana Memulai?

  1. Ada pembandingnya, untuk dijadikan acuan bahwa kita akan berbeda.
  2. Berpikir “Apa yang Customer SEHARUSNYA butuhkan”.
  3. Mencoba “Out of the Box” untuk menghasilkan inovasi yang benar-benar “Luar Biasa”, sekedar lebih baik tidak cukup.
  4. Jalankan / eksekusi “Inside the Box”. Sehingga konsep “different” tadi menjadi lebih membumi dan dapat dijalankan sesuai koridor perusahaan.
  5. Terus berinovasi, karena umur suatu “inovasi” tidak lama. Dalam hitungan bulan bahkan hari bisa jadi akan sudah mulai diikuti oleh kompetitor.

Pemikiran dan implementasi “Think Different” tidak hanya pekerjaan dari bagian tertentu, tapi oleh seluruh tim dalam organisasi.

Advertisements