Siapa bilang bisnis roti sudah jenuh? Setelah kehadiran roti premium khas Bread Talk dan kawan-kawan yang mengusung tema Open Kitchen, seakan-akan industri roti tradisional menjadi ketinggalan jaman. Nyatanya tidak demikian, bread talk ternyata bukanlah roti yang ingin dimakan sehari-hari. Disamping harganya yang tergolong premium, aksesbilitasnya juga terbatas pada pusat perbelanjaan besar.

Sari Roti memiliki keunggulan dalam hal coverage, tersedia dimana-mana. Dan pastinya kualitas produk dan rasa yang digemari oleh banyak orang.

Saat ini kita akan melihat inovasi Sari Roti yang baru yaitu Roti Sandwich dalam kemasan praktis yang dijual hanya Rp. 2.000,-. Apa bedanya dengan roti biasa? Roti isi biasa terdiri dari roti isi coklat, keju, dsb dalam ukuran relatif besar dan harganya di atas Rp. 5.000,-. Roti Sandwich Sari Roti ini menggunakan bahan dasar Roti Tawar yang diisi oleh coklat atau selai kacang. Ukurannya memang mini, dan sangat pas untuk sekedar mengganjal perut atau menjadi camilan pagi ataupun sore.

Ternyata bisnis produk di bawah Rp. 5.000,- masih akan terbuka besar peluangnya. Sari Roti mengawali dengan baik untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Di saat seperti ini, inovasi produk memang perlu. Sumber pertumbuhan diperoleh dengan menciptakan peluang, kebutuhan pasar yang selama ini belum terpenuhi. Siapa ingin menyusul?

Advertisements