Search

XLN World

Passion for Improvement

Author

bungwira

just ok

Inovasi fintech syariah


Struktur permodalan sebuah perusahaan pada umumnya menganut prinsip “leveraging“, maksudnya yaitu selain menggunakan modal sendiri alias ekuitas, tetapi juga memanfaatkan “modal” dari orang lain untuk membesarkan usahanya, yang biasa dikenal sebagai liabilitas. Wajar saja, prinsip ekonomi, sebagaimana diajarkan di sekolah-sekolah umum sejak kecil yaitu “memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya”. Prinsip ini pun seringkali juga diterapkan dalam keseharian, misalnya bagaimana caranya supaya kita sedikit saja bergerak, tapi bisa mendapat rejeki banyak, mungkinkah? Segala sesuatu mungkin saja, jika Allah berkehendak.

Pada perusahaan besar, struktur permodalan bisa jadi lebih dibobotkan pada liabilitas. Terutama ketika perusahaan semakin besar, maka semakin besar pula nama baik, memiliki brand yang dipercaya masyarakat, sehingga akses untuk “berhutang” menjadi lebih murah, selain juga mudah. Maka pada kondisi seperti ini, melempar surat utang ke publik bagi sebuah perusahaan dengan rating tinggi pastinya akan menjadi pilihan yang diidamkan oleh perusahaan. Jauh lebih murah ketimbang berhutang ke bank. Continue reading “Inovasi fintech syariah”

Advertisements

Negeri di awan, 7 tahun kemudian


Ketika akses internet mulai populer

Sebelumnya saya sempat menulis tentang negeri di awan, alias cloud computing sekitar tujuh tahun lalu, yang saat itu bisa dibayangkan masih belum banyak orang yang familiar dengan hape android, apalagi istilah internet of things. Wajar saja, teknologi 4G/LTE di Indonesia baru populer di sekitaran tahun 2014, yang memang pada umumnya kalau teknologinya naik satu tingkat, biasanya masyarakatnya pun juga ikut satu tingkat terangkat.

Sekarang hampir setiap orang mengerti internet, paham betul istilah-istilah seputar medsos, fesbuk, IG, wifi, paket data. Asisten rumah tangga saya pun saya pegangi hape android, bahkan saya ajari aplikasi WhatsApp, agar komunikasi murah dan lancar, termasuk dalam bersilaturahmi dengan kerabatnya. Siapa senang? semua senang, operator senang, masyarakat pun tak keberatan sejauh ini. Belum lagi broadband mulai menjadi standar di rumah-rumah baru, dan perumahan lama juga tentunya, tetapi juga tidak terbatas pada satu alternatif, karena modem portable juga masih menjadi pilihan. Continue reading “Negeri di awan, 7 tahun kemudian”

Negeri di Awan


Cloud Computing

Setelah sebelumnya istilah “virtual” marak digunakan oleh praktisi-praktisi teknologi selama satu dekade sebelumnya, kini istilah “cloud computing” kian sering terdengar di telinga kita saat ini, seiring dengan semakin majunya infrastruktur di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi. Salah satu contohnya adalah produk Google yakni Google Docs, yang mengizinkan pengguna untuk mengelola dokumen Word tanpa harus menggunakan aplikasi Microsoft Word maupun OpenOffice di komputer yang digunakannya sekarang, namun cukup bermodalkan koneksi internet yang memadai saja untuk mengakses situs Google Docs tersebut. Continue reading “Negeri di Awan”

Blog at WordPress.com.

Up ↑